Senin, 24 Mei 2021

Catatan Hari Ini: Ujian Satuan Pendidikan H2

 

Foto Dokumen Pribadi

Alhamdulillah hari ini - Selasa, 25/05/2021 Ujian Satuan Pendidikan (USP) hari kedua dapat terselenggara tanpa ada masalah yang merintanginya. Mulai dari pembagian naskah soal ujian bisa tersampaikan pada yang berhak – murid-murid kelas 6 sesuai dengan rencana. Murid-murid telah mengambil naskah soal yang di ujian hari ini sebelum batas akhir yang ditentukan yaitu 15 menit sebelum waktu start mengerja yaitu jam 07.30 WIB. Dua naskah tersebut terdiri dari naskah soal Bahasa Indonesia dan Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH). 

Tentu saja apresiasi patut diberikan bagi semuanya, mulai dari para orang tua,  siswa, panitia USP dan juga seluruh rekan guru SD Negeri 1 Kacangan. Terima kasih untuk itu sehingga sinergi yang penuh keharmonisan ini bisa terbangun secara apik. Dan yang pasti sebagai ending yang diharapkan yaitu rencana kerja yang telah dicanangkan bisa terealisasi secara apik. Insyaallah. 


Naskah soal telah dibagikan dan murid-murid mengerjakannya di rumah. Sedangkan naskah soal dan LJK dikembalikan nanti jam 12.00 WIB. Di sini ada rentang waktu tunggu atau waktu jeda yang cukup longgar bagi saya. Maka dalam rentang sela tersebut saya manfaatkannya untuk dua kegiatan positif dan bermanfaat, baik bagi diri saya sendiri maupun bagu orang lain.  


Yang pertama, saya melalukan koreksi LJK soal Pendidikan Kewarganegaraan yang telah diujikan senin kemarin. Dan alhamdulillah hasil kerjaan murid-murid cukup melegakan. Ternyata hasil rata-ratanya sangat memuaskan. Dari 35 soal pilihan ganda ada yang salah 1 dan yang terbanyak 9. sedangkan untuk soal uraian kesalahan terjadi karena kekurang telitian anak dalah memahami kalimat pertanyaan yaitu saat murid diminta menyebutkan contoh hak dan kewajiban. Pada soal ini sebagian besar murid hanya menyebutkan kewajibannya saja dan sisi haknya tidak diberikah contoh. 

Sedangkan kegiatan kedua dalam waktu tunggu tersebut saya isi dengan menarsikan pengalaman terkait kejadian hari agar momen ini bisa terdokumentasikan secara baik dan mungkin saja ada manfaat yang bisa dipetik oleh orang lain yang sudi membacanya.  


Paling tidak dengan aktifitas semacam ini, waktu menunggu bisa semakin bermakna. Tidak lagi membosankan dan bukan hanya sebuah kesia-siaan sambil menunggu ajal datang. Dalam pemanfaatan waktu menunggu semacam ini saya terinspirasi oleh beberapa nama terutama oleh Dr. Ngainun NaimProf. Rhenald Kasalidan Josh Waitzkin.


Ternyata kelihaian serta kedewasaan pemanfaatan waktu menunggu dengan cara mengubah setigma negatif kearah positif akan menghasilkan prospektif yang luar biasa. Di sini letak momentum yang sangat luar biasa yang dapat digunakan untuk tindakkan produktif, yang rata-rata di lewatkan begitu saja oleh kebanyakan orang.  Misalkan saja kita gunakan waktu menunggu tersebut dengan membaca entah itu buku, artikel elektronik tentu ada banyak informasi yang akan diperoleh. Atau bisa juga digunakan untuk oret-oret membuat gambar atau tulisan pasti hasilnya sangat wah. 
Maka dari itu syukuri dan manfaatkan kapan saya kita punya luang karena menunggu, siapa tahu banyak rejeki yang akan mengalir dari situ. 


Kacangan, 25/05/2021. 

  

 

 

2 komentar: