This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 08 Oktober 2024

Sensasi Bunga Kitolod

Foto dokpri


                Awalnya saya tidak tahu tanaman rumputan yang terdapat di antara bunga-bunga yang terjajar di taman depan kelas tempat saya mengajar yaitu SDN 1 Pandari Kecamatan Ngunut. Awalnya saya menganggap itu hanyalah rumput liar selayaknya rerumputan gulma yang perlu untuk dicabut biar tidak mengganggu tanam utama. Untungnya saat itu  (dua tahunan yang lalu) saya sempat menanyakan kepada rekan guru lain yang lebih lama bertugas di situ guna untuk mengusir rasa penasaran yang terus menggelayuti pikiran.

                Alangkah terkejutnya saat saya mendapatkan jawaban dari beberapa rekan guru tersebut, beliau-beliau secara serempak dan dengan penjelasan yang senada mengatakan kalau tumbuhan – rumputan tersebut bernama Kitolod yang konon memiliki daya guna untuk kesehatan mata. Hal ini diperjelas dengan realita yang telah diterapkan oleh bapak Kepala Sekolah yang sebelumnya yang terbukti penglihatannya masi sangat baik – masih dapat membaca tanpa mengenakan kaca mata walau beliaunya sudah purna tugas 5 tahun yang lalu.

       Selanjutnya saya pun berusaha melengkapi informasi terkait dengan bunga Kitolod dengan mencoba berburu informasi yang terdapat di internet. Kemudian dari perselancaran tersebut saya memilih salah satu artikel yang berjudul “Sayang Dilewwtkan, Ini 7 Manfaat Bunga Kitolod bagi Kesehatan” terdapat di halodoc.com dan telah ditinjau oleh dr. Rizal Fadli pada tanggal 08 Desember 2022 yang lalu (https://www.halodoc.com/artikel/sayang-dilewatkan-ini-7-manfaat-bunga-kitolod-bagi-kesehatan?srsltid=AfmBOoq4FGXg3LArV5szZdFs0pOtZ8THxWhZ4BDYWB8Bjs9dPPVnapS1). Dan dari artikel tersebut disebut terdapat 7 manfaat yang dapat diperoleh dari bunga Kitolod baik bagi kesehatan tubuh kita.

                Secara singkat ketujuh manfaat bunga Kitolod tersebut adalah sebagai berikut:

1. Mengoptimalkan pengobatan kanker

2. Mengobati penyakit katarak

3. Mengobati asma

4. Berperan sebagai antibiotik alami

5. Membantu mengobati iritasi pada mata

6. Membantu penyembuhan sakit gigi

7.  Mengatasi radang atau sakit tenggorokan

Setelah saya berhasil mengumpulkan informasi yang cukup baik dari cerita getok tular dan didukung informasi ilmiah maka tindakan berikutnya saya lakukan yaitu praktek penerapian mata dengan menggunakan bunga kitolod. Penerapian dilakukan cukup dengan meneteskan air rendaman bunga kitolod ke mata yang kita ingingkan atau bisa juga kedua-duanya. Namun saya menyarankan penetesan sebaiknya dilakukan satu persatu saja tidak boleh diberikan secara bersamaa pada kedua mata. Hal ini perlu diperhatikan karena sensasi rasa sakit dan juga rasa panas sangat terasa khusus untuk tetes yang pertama. Sensasi berupa rasa sakit ataupun panas muncul karena reaksi saraf mata terhadap air rendaman bunga kitolod tapi tidak perlu kawatir karena sensasinya hanya berlangsung sebentar saja dan setelah itu rasanya kembali normal.

Sementara itu sensasi semacam itu tidak akan terasa untuk penetesan kedua maupun tetesan ketiganya – paling tidak inilah sensasi yang saya rasakan saat mencobanya. Sedangkan sensasi positif berupa perubahan yang terjadi pasca pemberlakuan treatmen tersebut yaitu mata terasa saya lebih nyaman, lebih enteng dan penglihatan juga lebih terang.

Sementara itu aturan yang pasti terkait penggunaan bunga kitolod belum saya temukan namun hanya berdasarkan filing atau keyakinan saja, diantaranya yaitu:

1. Penggunaan bunga kitolod dalam jumlah hitungan ganjil, bisa 3 atau 5 saja karena bila 

    jumlahnya semakin banyak maka reaksi yang ditimbulkan semakin keras.

2. Bunga kitolod diremdam minimal 1 menit sebelum air rendaman digunakan.

3. Saat reaksi sedang berlangug setelah penetesan air rendaman kitolod mata tidak boleh

    dikucek – digosok karena dimungkinkan terjadinya kerusakan saraf mata.

Semoga secuil pengalaman ini bermanfaat dan bisa membersama dalam kondisi yang sehat dan penuh keberkahan, aamiin.

 

 

 

 

Kamis, 03 Oktober 2024

Sedikit Catatan Hari Rabu

 

foto dokpri

Kebetulan pagi ini Kamis, 3 Oktober 2024 saya memiliki jamkos makanya saya tidak mengajar karena kegiatan pembelajaran dilakukan oleh guru bidang study Pendidikan Agama Islam (PAI). Daripada membuang waktu secara percuma saya mecoba mengisinya dengan buka laptop untuk sekedar mengemil tulisan rekan-rekan yang diunggah pada group yang saya ikuti. Paling tidak dengan kegiatan ini saya berharap dapat menemukan dua keajaiban yang sangat berarti terutama untuk membangkitkan akan keberlangsungan aktifitas kepenulisan yang telah beku dan boleh dibilang hampir memfosil seperti saat ini. 

Sedangkan miracle wish atau keajaiban harapan tersebut yaitu: pertama saya sangat berharap dari kegitan tadi  dapat menemukan ide yang bisa dieksplor menjadi sebuah tulisan yang apik.  Dan yang kedua, saya berharap dapat menemukan motivasi guna untuk mendongkrak semangat kepenulisan saya yang telah lama ngedrop dan mati suri.  Syukur-syukur dengan penemuan kedua hal tadi produktifias kepenulisan bisa dilecut lagi secara baik.

Daripada bingung saya mencoba menulis beberapa hal yang telah saya alami hari kemarin diluar rutinitas yang saya geluti mulai bangung pagi, persiapan pergi kesekolah, mengajar, dan juga ngarit untuk menafkahi 3 kambing yang ada di kandang di sore harinya. Maka saya meyakinkan diri untuk menulis 3 hal diluar rutinitas yang harus saya lakukan kemari yaitu sebagai berikut:

Pertama, sepulang sekolah saya menyempatkan diri untuk menyalakan tv dan menyaksikan volly ball Kovo cup 2023 Korea Selatan yang boleh dibilang sangat seru lewat chanel tv RI. Namun sayangnya saya tidak bisa meyaksikannya secara lengkap, terutama saat pertandingan antara JungKwangJang Red Sparks – dimana Megawati Hangestri tergabung didalamnya melawan Pink Spiders. Tentu saja saya merasa sedikit kecewa karena harus meninggalkan untuk mengerjakan pekerjaan lain. Pada sisi ini pemenuhan akan kebutuhan pskologis emosional yang sifatnya praktis duniawi mengalami ketersendatan karena untuk pemenuhannya terbentur oleh situasional kondisional yang mengharuskan untuk ditinggalkan.

Kedua, selepas shalat Maghrib saya harus menggalkan kegiatan noton volly untuk pergi ke desa Kacangan wilayah Kecamatan Ngunut untuk menghadiri undangan genduri dalam rangka kirm doa – baca taahlil atas meninggalnya salah satu family tepat ke 40 harinya. Semoga almarhum mendapatkan magfirah atas semua khilaf dan dosa yang pernah dilakukan semasa hidupnya serta mendapatkan kemuliaan juga nikmat kubur atas semua amal baik yang pernah dilakukan sebelumnya. Aamiin.

Bagi saya pribadi menghadiri undangan genduri ini memiliki banyak alibi sebagai penguatnya, diantaranya:

1.       Menghadiri undangan hukumnya wajib – apa lagi sebelunya juga mendapat tonjokan.

2.       Menjaga keutuhan silaturrahim keluarga

3.       Mendapatkan pahala amal baik karena turut mendoakan orang yang telah meninggal

4.       Mendapatkan sesuatu secara romantis – rokok, mangan, minum secara gratis plus berkat.

Dan yang terakhir yaitu yang ketiga, menjalankan tugas kepanitiaan menjaga kendaraan para nahdliyin yang menghadiri pengajian akbar dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang digelar masjis Darussalam desa Tegalrejo Rejotangan yang dalam kesempatan tersebut menghadirkan Gus Iqdam sebagai penceramahnya. Karena berposisi sebagai penjaga kendaraan yang jelas saya tidak dapat berjua langsung dan face to face dengan Gus Iqdam karena posisi saya sangat berjauhan dengan pusat. Walaupun begitu saya memiliki sedikit catatan terkait ceramah yang Gus Iqdam Sampaikan, yaitu terkait pentingnya menata niat dalam tiap hal; 3 metode untuk mencitai Rosulullah Muhammad SAW; dan yang terahir adalah pengakuan dosa atas perbuatan yang telah dilakukan sebelum kegiatan berdoa dimulai. (insyaallah untuk penjelasan 3 catata tersebut disampaikan pada tulisan berikutnya.