Barusan saya melihat pesan yang masuk via
wa di hp saya ternyata sudah ada seambreg (setumpuk notifikasi) yang tercatat
didalamnya. Tentunya ini sebagai hal yang sangat lumprah dan sekaligus
biasa-biasa saja. Mungkin bukan hanya bagi diri saya sendiri tetapi juga dengan
rekan-rekan semua karena no wa saya terafiliasi dengan banyak group mulai dari
group alumni sekolah, group keprofesian, group kepenulisan, group lingkungan,
dan juga group-group lain yang kesemuanya memiliki urgensitas masing-masing.
Dari sekian
banyak pesan yang masuk tidak keseluruhannya melainkan hanya beberapa yang menjadi prioritas didasarkan pada
tingkat atau skala kepentingannya. Tindakan yang saya tempuh ini mengingatkan
saya pada sebuah buku yang saya temukan di perputakaan UMM kampus 3 ketika
waktu itu saya mencari literatur untuk mendukung skripsi yang saya buat waktu
itu – akhir tahun 1994. Walaupun buku tersebut sempat terselesaikan. Buku
tersebut berjudul First Things First yang ditulis oleh Stephen R. Covey.
Sedangkan
group yang terprioritaskan minimal ada dua yaitu wa keluarga dan wa dari group
kedinasan (group sekolahan). Group wa
sekolahan mendapatkan skala prioritas karena dari sini informasi kedinasan yang
sifatnya penting dan mendesak disampaikan.
Seperti halnya pagi ini, yaitu kkira-kira jam 07.43 WIB di wa group
sekolah terdapat 3 pesan masuk yang diunggah oleh bapak Kepala sekolah yang
memberitahukan tentang pengusulan peserta Ukom baru non sasaran dan yang kedua
terkait Lini Masa Pelaksanaan uji Kompetensi tahun 2024. Setelah membaca
unggahan tersebut saya mencoba membuka SIMPKB saya dengan niatan untuk mencoba
daftar lagi karena berkas kelengkapan saya tidak bisa terkirim hingga batas
dateline – Jumat, 15/3/2024-23.59 WIB. Dan alhamdulillah saat membuka akun id
saya ternyata file sudah terkirim dan saya tinggal menunggu tahap berikutunya
yaitu waktu pelaksanaannya saja. Tentu ini kabar yang sangat menggembirakan
karena tahun kemarin saya sempat gagal karena terkendala jawaban soal test esainya
gagal terkirim hingga batas waktu yang ditentukan dan sebagai resikonya saya harus
menunggu undangan ujian pada tahun berikutnya.
Ujian Kompetensi
(UKom) ini boleh dibilang sangat penting karena hasil atau pencapaiannya
berguna untuk menunjang kelengkapan persyaratan untuk kenaikan jenjang jabatan
dan sekaligus untuk kenaikan tingkat saya ke levet yang lebih tinggi satu
strip. Sedangkan tujuan utama dari Program Uji Kompetensi yaitu untuk
melakukan pengukuran dan penilaian terhadap penguasaan kompetensi teknis,
manajerial, dan sosial kultural bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
menduduki jenjang jabatan setingkat lebih tinggi.
Semoga saja kali ini – tahun ini saya
bisa melewati semua tantangan ini secara baik sehingga mampu memenuhi kelayakan
untuk mencapai titik tersebut. Aamiin.
Pandansari, 19 Maret 2024








Semoga tahun ini njenengan berhasil Pak. Catatan unik yang saya ambil dari artikel ini adalah memprioritaskan inbox yang dinilai penting. Hehehe...ini hal yang bisa dicoba. Karena adakalanya ada banyak pesan inbox. Dimana kita sering menghabiskan waktu untuk meladeni pesan yang tak begitu penting
BalasHapusSemoga lancar bpk....
BalasHapus