Foto dokumen pribadi
Pagi
ini Rabu, 19/01/2022 saya melakukan sedikit trik pembelajaran yang insyaallah
jarang atau malah mungkin tidak pernah dilakukan para rekan guru, yaitu
mempraktekkan hypnoteaching dalam kegiatan pembelajaran. Mungkin saja
keterampilan ini masih terasa asing. Dan bahkan bisa juga dianggap sebagai
sesuatu yang mistik dan menyesatkan. Padahal persepsi semacam itu tidak
seluruhnya benar. saya berani mengatakan seperti itu karena hypnoteaching
merupakan bagian dari ilmu psikologi yang fungsinya untuk mengetahui,
mempelajari dan mengeksploitasi potensi otak manusia agar bisa berkembang
secara maksimal.
Sedangkan
sebagai jawaban dari adanya persepsi yang menganggap hypnoteaching sebagai
sesuatu yang mistis dan menyesatkan adalah tidak benar. Saya berani mengatakan
seperti itu karena untuk bisa menggunakan ilmu (keterampilan) ini kita tidak
perlu melakukan ritual pembacaan mantera guna untuk mendatangkan makhluk
astral. Jadi peran serta makhluk astral tidak dibutuhkan dalam praktek
hypnoteaching. Setahu saya yang dibutuhkan hanyalah keterampilan untuk
mempengaruhi (mengarahkan) fukus pikiran peserta didik yaitu dengan cara
menyelaraskan frekuensi gelombang otak peserta didik sesuai dengan yang kita
kehendaki. Dan bila kondisi ini terjadi – frekuensi gelombang otak bisa selaras
maka semua informasi akan bisa terserap secara baik oleh para peserta didik.
Tentunya kondisi jenius otak bisa terbentuk secara baik karena kritikel area
pada otak bisa dinonaktifkan.
Trik
hypnoteaching yang saya lakukan karena satu alasan yaitu saya kehilangan arsip atau
dokumen yang berupa karya tulis murid kelas 5 berdasarkan pengalaman saat
melakukan ujian ANBK yang telah dijlani pada bulan September 2021 yang lalu.
Padahal dukumen tertulis tersebut saya anggap sangat penting karena sejak awal
tulisan tersebut akan saya lakukan editing untuk dicetak dalam bentuk buku yang
ber-ISBN. Bila keinginan ini bisa terwujud tentu saja akan memberikan nilai
lebih bukan saja bagi murid kelas V, melainkan juga berimbas positif terhadap
diri saya pribadi sebagai guru pengampu kelas V, mampu melejitkan nama baik
lembaga dan yang tak kalah pentingnya yaitu turut mendongkrak geliat literasi
di SD Negeri 1 Kacangan.
Sedangkan
metode hypnoteaching yang saya gunakan yaitu hypnoregresi. Metode ini saya
pilih karena metode isi saya anggap paling tepat digunakan untuk membuka file
informasi yang tersimpan dalam memori otak terkait dengan kejadian/peristiwa di
masa yang telah lewat. Dan untuk bisa melakukan trik ini ada beberapa tindakan
yang perlu dipersiapkan, dianataranya: menjelasan tujuan dari tindakan yang
akan dilakukan; meminta peserta pasien – pesert didik tarik nafas dan pejamkan
mata; berikan pembingan/pengarahan untuk kembali ke masa lalu dimana peristiwa
itu terjadi; dan setelah itu diajak kembali ke situasi saat ini. Satu hal yang
harus diingat untuk melakukan metode ini diusahakan sudah terlatih dan tidak
boleh melakukan dengan pikiran yang penuh keraguan karena dikhawatirkan terjadi
hal-hal diluar kendali.
Alhamdulillah
sebagai ending dari hypnoteaching yang saya lakukan tadi, seluruh murih kelas V
mampu menulis ulang pengalamannya dengan begitu lancar. Kira-kira dalan rentang
waktu 30an menit, mereka telah mengahsilkan tulisan sebanayak 1 – 2 lembar. Dengan
pencapaian semacam ini, keinginan untuk membukuan pengalaman ber-ANBK
insyaallah bisa segera terealisasi dengan baik. Aamiin.
Kacangan, 19/01/2022







0 komentar:
Posting Komentar