Aktifitas saya hari ini
masih seperti hari-hari Sabtu sebelumnya, yaitu masuk sekolah. Walaupun tidak melakukan
kegiatan pembelajaran secara langsung pada murid karena penyampaian materi dan
penugasan diberikan secara online. Yang jelas, saya dan guru-guru yang lain tidak
hanya duduk manis saja di kantor. Melainkan tetap melakukan aktifitas yang juga
cukup menguras tenaga, mulai dari menyapu halaman sekolah, membersihkan kantor,
mengerjakan administrasi maupun koreksi tugas-tugas yang disetor oleh murid.
Namun hari ini terdapat
sedikit pembeda dibanding dengan Sabtu-Sabtu sebelumnya. Pembedanya yaitu, hari
ini saya harus membawa serta kedua anak saya kesekolah untuk diimunisasi. Anak yang
cewek kelas satu mendapatkan vaksinasi TD dan yang satunya cowok kelas 5 vaksinasi
DT. Kedua vaksin ini memiliki keterkaitan yang erat antara yang satu sama yang
lainya. Bukan saja hanya karena kemiripan namanya, melainkan karena vaksin DT
merupakan vaksin lanjutan dari vaksin TD.
Pemberian
vaksin jenis ini adalah untuk mencegah terjadinya penyakit infeksi seperti difteri, tetanus, dan batuk rejan (pertusis). Sedangkan
vaksin Td yang merupakan sebagai vaksinasi lanjutan dari pemberian vaksin Dt agar tingkat kekebalan anak semakin
meningkat terhadap ketiga jenis penyakit infeksi tersebut - https://hellosehat.com/parenting/kesehatan-anak/beda-imunisasi-dt-dan-td/#gref
- (Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum | Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M).
Pembeda
kedua yaitu, saya akan mengambil dua buku antologi saya bersama rekan-rekang
yang tergabung dalam komunitas Go Tulis dari bu Sakti yang dititipkan kepada
pak Toni – seorang pengawas PGTKI Korwil Ngunut. Sayangnya, rencana ini tidak
bisa direalisasikan karena pak toni sedang melaksanakan tugas dinas di Dinas
Kabupaten Tulungagung. Dan akhirnya pengambilannya ditunda besok Senin.
Pembeda
yang ketiga adalah saya menghantarkan uang kekurang pembayaran terpal yang saya
gunakan perbaikan kolam yang hendak saya gunakan budidaya ikan koi. Budidaya ikan
koi sangat menarik terutama dari sisi finansial yang dihasilkan. Dengan kata
lain, bisnis ini memiliki prospek yang sangat cerah. Tentu saja peluang
iniperlu diakrabi agar mampu mendongkrak tingkat cash flow finansial saya
bergerak pada level posisi aman. Sehingga investasi untuk pemdidikan ketiga
anak saya bisa dipersiapkan lebih awal.
Sedangkan
pembeda yang ke empat, saat kumpul bareng dengan beberapa rekan guru
dikantor/ruang guru ada seorang guru (GTT) yang curhat dan konsultasi terkait
dengan pendarahan yang tengah dialami. Pendarahan yang dialami sejak tanggal 26
Pebruari hingga hari ini. Pendarahan tersebut terjadi karena jahitan yang pada rahim
mengalami keterbukaan dan biila pendarahan tetap berlanjut harus dilakukan
operasi lagi agar bisa memastikan penyebab pendarahan tersebut.
Selain
itu, rekan guru tadi juga menceritakan bahwa benang jahitan luar juga sering
tersembul walau telah bebarapa kali benangnya dipotong. Menurut keterangan dr.
Suaidi – RS Era Medika kondisi semacam ini bisa terjadi karena badan tidak
dapat menerima (menolak) benang yang digunakan untuk menjahit saat operasi
secar dulu. Atau menurut istilah saya
terdapat unsur kelainan yang memicu terjadinya resistensi (penolakan) terhadap
benang jahit operasi. Istilah ini (resistensi) saya temukan dan sekaligus saya
terapkan saat menerapi pasien yang terkena gangguan gula darah – diabet. Dan Alhamdulillah
hasilnya baik. Mungkin saja teori ini juga efektif digunakan untuk menangani
kasus ini. Selain itu, mungkin dikompare dengan pengalaman saya – 4 tahun yang
lalu yaitu saat saya melakukan distance healing terhadap salah satu pasien yang
mengalami pendarahan hingga berminggu-minggu – dan Alhamdulillah dengan sekali
terapi pendarahan berhenti dan sembuh – sehat sampai saat ini.
Semoga
penrapian jarak jauh yang insyaalah nanti dilakukan mampu membuahkan pencapaian
yang terbaik. Sehingga tidak harus menjalani operasi lagi. Sehingga kondisi
psikologis dan fisik terganggu. Bahkan sisi
finansial bisa terselamatkan dan digunakan untuk kebutuhan yang lain.
Tegalrejo,
134/03/2021








Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTulisannya dibuat rata kiri sj, Pak. Biar tidak terkesan berantakan.
BalasHapusOk, siap. Makasih krisannya sangat berharga banget
HapusKegiatan positif dan bermanfaat
BalasHapusAamiin, nembah nuwun sanget Pak.
HapusHari yang penuh dengan kegiatan bermakna dalam hidup diri sendiri, buah hati dan orang lain. Buku GobTulis nya bersama Penulis Tulungagung ada pada saya, Aman.
BalasHapusAlhamdulillah, jazakallah Kak Toni berkenan direpoti.
HapusAlhamdulillah Suhu Sam istiqamah berbagi semangat dan berbagi inspirasi. Fastabiqul khairat.
BalasHapusAamiin.
BalasHapus