Graphology adalah ilmu untuk
menganalisis tulisan tangan dan juga tanda tangan seseorang. Analisa yang
dibuat bertujuan untuk menyingkap berbagai misteri terkait gambaran kepribadian
seseorang. Yang jelas tingkat keakuratannya tidak kalah dengan pemanfaatan
sidik jari. Hal ini terbukti banyaknya kasus criminal yang mampu terbongkar
melalui investigasi forensic graphology.
Dalam perjalanannya eksistensinya, ilmu
graphology mulai muncul dan serius digeluti sejak abad 2 M yang dipantik oleh adanya kesadaran
yang menyatakan bahwa setiap tulisan memiliki keunikan tertentu. Nampaknya hal
inilah yang mendorong C. Suentonius Tranquillus mempelajari tulisan tangan
Julius Caesar. Dan selanjutnya pada abad
11 M, di Negara China muncul keasadaran yang sama terhadap tulisan tangan yang
mengatakan bahwa tulisan tangan sangat terkait dengan kepribadian seseorang.
Hal ini selaras dengan pernyataan Francois Demelle - orang yang berkebangsaan
Perancis yang mengungkapkan bahwa
tulisan tangan merupakan perwujudan dari karakter seseorang.
Dan berikutnya pada abad 19, Abbe
Flandrin dan Abbe Michon mendirikan Societe Graphologique dan pada tahun 1872
berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya
denganjudul The Mysteries of Handwriting dan yang kedua yaitu A System
of Grafology. Dan selanjutnya, pada abad 19 graphology menarik perhatian para
psikolog dan psikiater.
Sedangkan kemanfaatan yang bisa
diperoleh dari penerapan ilmu graphology terhadap dunia pendidikan terdapat banyak
keuntungan, diantaranya adalah:
Ø Untuk mengenali
bakat anak sejak dini.
Ø Untuk
mengetahui jurusan yang tepat bagi anak.
Ø Untuk
mengetahui gaya belajar siswa.
Ø Untuk
mengembangkan kemampuan berkomunikasi siswa.
Ø Untuk mengungkap
watak yang tersembunyi atau disengaja disembunyikan.
Ø Untuk
mengetahui karakter peserta didik.
Ø Untuk
mengetahui kepribadian peserta didik
Ø Untuk
mengetahui tingkat rasa percaya diri peserta didik.
Ø Untuk
mengetahui konsep diri dalam kehidupan diri peserta didik.
Ø Untuk
memberikan treatment – perlakuan terhadap kelaianan yang dialami peserta didik
dengan metode graphotherapy.
Untuk melakukan analisa terhadap sebuah
tulisan tangan maupun sebuah tanda tangan bisa dilakukan dengan mengacu pada
10 pilar yang berfungsi sebagai
rambu-rambu dalam menganalisa sebuah tulisan. 10 pilar tersebut adalah:
Ø Baseline pada
tulisan tangan.
Ø Melihat cara
pandang seseorang pada lingkungan dari spasi tulisan tangan.
Ø Preasure –
tekanan pada tulisan tangan.
Ø Kemiringan
tulisan tangan.
Ø Model atau
bentuk tanda tangan.
Ø Margin – jarak
tepi tulisan.
Ø Size – ukuran
tulisan.
Ø Zona – wilayah
tulisan tangan.
Ø Speed –
kecepatan tulisan tangan.
Ø Connecting –
sambungan dan jenis sambungan.
Cara Sederhana Melihat Perilaku
Anak, Karakter dan Tipe Kepribadian Anak dengan Pendekatan Graphology yaitu
dengan cara:
Ø Menganalisa
crossbar dalam penulisan huruf t dan d.
Ø Melihat
perubahan ukuran kecil yang tiba-tiba berubah ukurannya menjadi besar, dan
adanya penulisan huruf r besar ( R
) ditengah-tengah kalimat yang seharusnya tidak ada.
~ Tulisan ini merupakan resicle dari resum buku
“Grafphology for Teaching Parenting Therapy” yang menjadi acuan dalam workshop
graphology di Hotel Istana Tulungagung yang sedianya untuk melengkapi pemberkasan kenaikan tingkat terkait pengembangan diri. semoga saja dengan penulisan yang sanagt singkat ini mampu memberikan sesuatu yang sesuatu banget bagi kita aamiin.
~. 






0 komentar:
Posting Komentar