Senin, 09 Desember 2019

INDERA KE 6






Pagi ini saya mencoba melanjutkan kegiatan  koreksi terhadap lembar jawaban PAS murid kelas 4 yang telah terlaksana minggu yang lalu. Ternyata lembar jawabanya semua masih utuh dan tidak ada yang robek – ah jangan terlalu baper  dalam membacanya. Setalah selesai koreksi lembar jawaban, barulah saya lanjut untuk mengoreksi jawaban yang ada dilembar jawaban tersebut. Ya hasilnya sangat bervariatif baik diksi kata yang digunakan maupun dari tingkat kecocok-sesuaian dengan yang dikehendaki oleh kalimat pertanyaannya.

Dari diksi kata yang digunakan, kata-kata yang digunakan membuat saya terhempas keranah kajian heterologony – pengungkapan satuhal dengan ungkapan yang berbeda (hal ini pernah saya unggah kalau tidak di Gurusiana, blogigi, mungkin diblog literasi saya). Disisi inilah keluawasan wawasan dan kelenturan pandangan untuk memutuskan kerellevanan jawaban siswa dengan kunci jawaban yang telah tersediakan.

Sedangkan dari tingkat kebenaran, kecocokan serta kesesuaian jawaban saya ternayut dalam derasnya aliran psyko analisis, yaitu untuk mempelajari tingkat kemampuan dan passion/minat siswa saya.  Tentu saja dari kaca mata ini dapat ditemukan banyak sekali varian yang perlu mendapat perlakuan yang lebih agar memapu berkembang secara  optimal dikemudaian harinya.

Kembali ke judul yang telah saya tuliskan diatas yaitu indera ke 6.

Saat saya menyelesaikan koreksi lembar jawaban beserta jawaban dari salah satu bidang study, tiba-tiba murid-murid masuk ke ruang kelas dan duduk didepan saya sambil nyemil jajanan yang mereka beli waktu pulang olah raga.  Seat kemudian mereka (ke empat cerek kecil) tersebut bercertia tentang penampakan yang mereka temukan di rute perjalanan yang mereka lewati.  Dalam penceritaannya mereka melihat 3 pocong  di pasar Samir, suster ngesot, kuntilanak, bayangan hitam, dan perempua rambutnya dikuncit mirip anten dengan mata merah,  serta anak SMK yang kepalanya diletakan dalam mangkok bakso. Hhiiiiii takuuuuuuttttttt. Laaaaarrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.

 Dari curhatan ini saya baru mengetahui bahwa murid di SD yang saya ampu memiliki kemampuan melihat sesuatu yang tidak terlihat secara kasat mata. Semoga kemampuan indera ke 6 nya mampu dikelola dengan baik dan mampu mendatangkan kemanfaat bagi sesamanya.

0 komentar:

Posting Komentar