Pagi ini saya mencoba melanjutkan
kegiatan koreksi terhadap lembar jawaban
PAS murid kelas 4 yang telah terlaksana minggu yang lalu. Ternyata lembar
jawabanya semua masih utuh dan tidak ada yang robek – ah jangan terlalu baper dalam membacanya. Setalah selesai koreksi
lembar jawaban, barulah saya lanjut untuk mengoreksi jawaban yang ada dilembar
jawaban tersebut. Ya hasilnya sangat bervariatif baik diksi kata yang digunakan
maupun dari tingkat kecocok-sesuaian dengan yang dikehendaki oleh kalimat
pertanyaannya.
Dari diksi kata yang digunakan,
kata-kata yang digunakan membuat saya terhempas keranah kajian heterologony –
pengungkapan satuhal dengan ungkapan yang berbeda (hal ini pernah saya unggah
kalau tidak di Gurusiana, blogigi, mungkin diblog literasi saya). Disisi inilah
keluawasan wawasan dan kelenturan pandangan untuk memutuskan kerellevanan
jawaban siswa dengan kunci jawaban yang telah tersediakan.
Sedangkan dari tingkat kebenaran,
kecocokan serta kesesuaian jawaban saya ternayut dalam derasnya aliran psyko
analisis, yaitu untuk mempelajari tingkat kemampuan dan passion/minat siswa
saya. Tentu saja dari kaca mata ini
dapat ditemukan banyak sekali varian yang perlu mendapat perlakuan yang lebih agar
memapu berkembang secara optimal dikemudaian
harinya.
Kembali ke judul yang telah saya
tuliskan diatas yaitu indera ke 6.
Saat saya menyelesaikan koreksi
lembar jawaban beserta jawaban dari salah satu bidang study, tiba-tiba
murid-murid masuk ke ruang kelas dan duduk didepan saya sambil nyemil jajanan
yang mereka beli waktu pulang olah raga.
Seat kemudian mereka (ke empat cerek kecil) tersebut bercertia tentang
penampakan yang mereka temukan di rute perjalanan yang mereka lewati. Dalam penceritaannya mereka melihat 3 pocong di pasar Samir, suster ngesot, kuntilanak,
bayangan hitam, dan perempua rambutnya dikuncit mirip anten dengan mata
merah, serta anak SMK yang kepalanya
diletakan dalam mangkok bakso. Hhiiiiii takuuuuuuttttttt. Laaaaarrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii.
Dari curhatan ini saya baru mengetahui bahwa
murid di SD yang saya ampu memiliki kemampuan melihat sesuatu yang tidak
terlihat secara kasat mata. Semoga kemampuan indera ke 6 nya mampu dikelola
dengan baik dan mampu mendatangkan kemanfaat bagi sesamanya.








0 komentar:
Posting Komentar