Minggu, 22 September 2019

MENGATASI RASA SAKIT TULANG BELAKANG AKIBAT OPERASI SESAR


Pagi ini setelah melaksakan upacara bendera tiba-tiba salah satu teman guru menghentikan langkah kaki saya. Sesaat kemudian teman saya tersebut mengajukan sebuah pertanyaan  terkait dengan masalah kesehatan, yaitu tentang keluhan rasa sakit di tulang belakangnya yang ditimbulkan oleh penyuntikan epidural saat operasi sesar 8 tahun yang lalu. Selain itu teman guru tadi juga menceritakan keluhan yang sama, yang dirasakan oleh tetangganya yang baru beberapa bulan operasi sesar.

Mendengar curhatan tersebut saya menjadi teringat salah satu teman di komunitas menulis 2 bulan yang lalu. Teman ku yang ini menceritakan bahwa dia sampai tidak bisa berjalan saat rasa sakit itu menyerang dan katanya rasa sakitnya tidak karuan. Dan menurut pengakuannya  ibu ini baru sekali menjalani operasi sesar. Saat saya tanyakan, apa sudah konsul ke dokter. Ibu tadi menjawab sudah dan menurut dokter, pengaruh obat itu tidak bisa dihlangkan secara bersih. Dengan kata lain, keluhan rasa sakit yang luar biasa tersebut bisa sewaktu-waktu menghampiri.

Dari curhatan tersebut saya merasa bersyukur banget karena istri saya telah menjalani operasi sesar sebanyak 3 kali dan tidak merasakan keluhan semacam itu. Dan realita ini pernah ditanyakan kepada saya “aku kok gak ngrasakne loro blas yo? – saya kok tidak merasakan sakit sama sekali ya? Dari pertanyaan yang diajukan istri tersebut saya jawab “ya mungkin karena  sering kali diterapi bioenergy to buk. Jadi semua efek negatif dari racun/obat bisa dibersihkan (di detoksifikasi). Sehingga rasa sakit itu bisa dihindarkan.

Dan untuk mengetahui lebih jauh tentang kelainan trauma pasca operasi ini pun saya harus berselancar untuk mencari rujukan guna untuk saya jadikan acuan dalam memberikan terapi pada teman guru yang konsultasi selepas upacara bendera tadi pagi. Dari perselancaran tersebut saya menemukan banyak hal yang dapat saya gunakan sebagai panduan dalam melakukan terapi bio-energi pada klien agar hasilnya bisa maksimal.

Rasa sakit/nyeri pada punggung paska operasi sesar timbul akibat pemeberian suntik epidural yang disuntikkan ke dalam sumsum tulang belakang dengan tujuan untuk menghilangkan rasa sakit/mematikan rasa. Suntikan ini merupakan pemberian obat bius lokal sehingga efek yang ditimbulkan hanya mempengaruhi bagian-bagian tertentu saja. Terutama yang terkait dengan bagian yang akan dilakukan pengoperasian. Sedangkan khusus untuk operasi sesar pemberia suntik bius local bertujuan untuk menon-aktifkan impuls-impuls saraf sensoris tulang belakang. Sehingga menyebabkan fungsi saraf sensoris yang bertugas untuk mengirimkan berbagai sinyal pada otak yang terkait dengan rasa sakit ataupun panas tidak dapat bekerja. Dan tentu saja sebagai akibat yang muncul adalah berupa hilangnya rasa sakit pada bagian bawah tubuh, terutama pada bagian rahim, leher rahim, dan bagian atas vagina akan berkurang.
Sedangkan dampat atau efek yang sifatnya  serius yang ditimbulkan dari pemberlakuan suntik epidusal dapat berupa melemah atau lumpuhnya bagian tubuh tertentu,  diantaranya berdampak pada terjadinya perubahan fungsi usus dan juga pada  kandung kemih. Bahkan terkadang, pemberlakuan suntik epidural dapat memicu terjadinya kebocoran cairan sumsum tulang belakang/cairan otak dan sebagai resikonya adalah  munculnya sakit kepala dan sakit leher.

Untuk mengurangi dan menghilangkan rasa sakitnya kita bisa melakukan beberapa hal:
1.      Lakukan rileksasi pada daerah punggung
2.      Beristirahat dengan cara tiduran berbarig
3.      Hindarkan penggunaan sepatu high hil
4.      Hindari mengangkat beban berat.
5.      Hindari terlalu banyak konsunsi gula
6.      Minum obat-obatan yang direkomendasikan dokter

Dan bila setelah mencoba tips diatas keluhan yang terjadi masih  basih belum bisa dituntaskan, mungkin si penderita dapat mempertimbangkan metode penyembuhan yang lain. Baik secara herbal ataupun dengan penyembuhan alternative lain yang saat ini sudah dapat ditemukan dimana-mana. Dan salah satunya adalah pemanfaat terapi bio-energi dan hypnoterapi seperti yang biasa saya lakukan pada klien yang saya bantu.
Pengkombinasian bio-energi dan hypnoterapi menurut saya cukup efektif untuk mengatasi berbagai keluhan yang ada, dan insyaalloh juga efisien untuk diterapkan pada penderita sakit punggung paska operasi. Karena dengan metode kombinasi ini, kesan/konsepsi rasa sakit yang terbentuk dalam otak penderita bisa dibongkar dan diganti dengan konsep yang baru sehingga perasaan yang selalu mengatakan dirinya sakit bisa dihilangkan dari pikirannya – metode hypnoterapi.
Sedangkan bio-energinya bisa dilakukan untuk mendetoksifikasi sisa-sisa obat yang terdapat dalam sumsum tulang belakang dan juga untuk mempercepat penyembuhan luka selaput sel tulang belakang yang  ditimbulkan saat perlakuan suntik epidural sebelumnya. Selain pendetoksifikasian dan pemulihan sel selaput tulang belang, langkah selanjutnya dilakukan pembersihan energy yang terdapat di jalur tulang belakangnya kemudian diperlancark dan diperbesar aliran energinya yaitu dengan cara penyaluran energy pada tulang belakang selama 10 – 15 menit. Dan hasil akhir yang bisa didapat adalah saraf-saraf yang terdapat pada sumsum tulang belakang dapat berfungsi secara normal sehingga semua informasi yang didapat bisa tersampaikan ke otak secara baik. untuk penanganan trauma/rasa sakit paska pemberlakuan suntik epidural mungkin cukup 3 – 5 kali saja. Atau mungkin juga satu kali terapi sudah sembuh untuk terapi langsung. Sedangkan untuk terapi jarak jauhnya bisa 3 – 5 kali tadi.
Kelebihan dari ini, si pasien tidak memerlukan minum obat melainkan cukup mengkonsumis air mineral yang didekatkan pasien saat diterapi. Dan kalupun dikombinasi dengan mengkonsumsi obat ataupun jamu tidak menjadi masalah karena tidak berlawanan reaksinya. Tentunya semua semua kesembuhan atas idzin Alloh SWT dan kita sebagai manusia hanya bisa bermoohon sambil berupaya saja.


0 komentar:

Posting Komentar